Sesungguhnya Tuhan menciptakan manusia begitu utuhnya, lewngkap mulai dari sifat malaikat hingga naluri kebinatangan bahkan sedikit ada pula sifat-sifat Syaitan.
lalu kemudian Tuhan (Allah SWT Sang KHALIK) memberikan kewenangan kepadanya untuk menentukan baik buruknya sesuatu dengan akal yang kemudian menjadi penyempurnaan penciptaanNya.
Melihat anak kecil yang tidak bisa apa-apa hingga bisa mulai bergerak, berjalan, menyebutkan sesuatu dan akhirnya mulai memperlihatkan kesempurnaannya dengan kemampuan mengatur hasrat sexualnya seiring kemampuannya menelaah dan menganalisa sesuatu sebagai bentuk intelligencynya.